Ikatan Pencak Silat Indonesia
katan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Provinsi Papua Barat Daya merupakan organisasi olahraga yang mewadahi seluruh perguruan pencak silat di Provinsi Papua Barat Daya. Kehadiran IPSI Papua Barat Daya tidak terlepas dari terbentuknya Provinsi Papua Barat Daya sebagai daerah otonom baru pada tahun 2022 berdasarkan Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2022.
Seiring dengan pembentukan provinsi baru tersebut, dilakukan penataan organisasi olahraga, termasuk pembentukan kepengurusan IPSI Provinsi Papua Barat Daya agar pembinaan atlet pencak silat dapat berjalan secara mandiri dan terkoordinasi. Organisasi ini menghimpun berbagai perguruan pencak silat yang berada di wilayah Kota Sorong, Kabupaten Sorong, Sorong Selatan, Raja Ampat, Maybrat, dan Tambrauw untuk meningkatkan prestasi olahraga sekaligus melestarikan pencak silat sebagai warisan budaya bangsa.
Sejak berdiri, IPSI Papua Barat Daya aktif melaksanakan berbagai program pembinaan, seperti pembentukan kepengurusan kabupaten/kota, penyelenggaraan kejuaraan daerah dan turnamen terbuka, seleksi atlet, pelatihan wasit dan juri, serta persiapan atlet menuju ajang nasional seperti Pra-PON, PON, dan Kejuaraan Nasional. Organisasi ini juga terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, KONI, serta seluruh perguruan pencak silat dalam rangka mencetak atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Papua Barat Daya di tingkat nasional maupun internasional.
Saat ini, IPSI Papua Barat Daya menjadi wadah pemersatu berbagai perguruan pencak silat di provinsi tersebut dengan semangat menjunjung tinggi nilai-nilai persaudaraan, sportivitas, pelestarian budaya, dan pembinaan karakter generasi muda melalui olahraga pencak silat.
"Terwujudnya IPSI Provinsi Papua Barat Daya sebagai organisasi pencak silat yang profesional, berprestasi, berbudaya, dan berkarakter luhur dalam membina atlet serta melestarikan pencak silat sebagai warisan budaya bangsa."
- MISI IPSI PROVINSI PAPUA BARAT DAYA
- Meningkatkan tata kelola organisasi IPSI yang profesional, transparan, akuntabel, dan berintegritas di seluruh tingkatan kepengurusan.
- Melaksanakan pembinaan dan pengembangan atlet pencak silat secara berjenjang, berkelanjutan, dan berbasis prestasi guna menghasilkan pesilat yang mampu bersaing di tingkat daerah, nasional, maupun internasional.
- Melestarikan, mengembangkan, dan memasyarakatkan pencak silat sebagai warisan budaya bangsa serta memperkuat jati diri dan karakter luhur masyarakat Indonesia.
- Meningkatkan kompetensi pelatih, wasit, juri, dan tenaga pendukung olahraga pencak silat melalui pendidikan, pelatihan, sertifikasi, dan pembinaan yang berkesinambungan.
- Memperkuat sinergi dengan pemerintah, KONI, perguruan pencak silat, dunia pendidikan, dan berbagai pemangku kepentingan dalam mendukung kemajuan olahraga pencak silat di Papua Barat Daya.
- Menanamkan nilai-nilai luhur pencak silat yang meliputi ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, persaudaraan, disiplin, sportivitas, patriotisme, dan semangat kebangsaan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
- Misi tersebut selaras dengan arah kebijakan IPSI Pusat yang menitikberatkan pada pelestarian budaya, pembinaan prestasi, profesionalisme organisasi, serta pembentukan karakter pesilat yang berakhlak mulia, dengan penyesuaian terhadap kebutuhan dan potensi Provinsi Papua Barat Daya.
Program Utama
- PROGRAM UTAMA IPSI PROVINSI PAPUA BARAT DAYA
- 1. Peningkatan Kompetensi Pelatih
- Menyelenggarakan pelatihan dan penataran pelatih secara berkala.
- Mendorong sertifikasi pelatih sesuai standar IPSI Nasional.
- Meningkatkan kemampuan pelatih dalam ilmu kepelatihan, sport science, dan pembinaan atlet usia dini hingga prestasi.
- Membentuk pelatih yang profesional, berintegritas, dan berkarakter.
- 2. Peningkatan Kompetensi Wasit dan Juri
- Menyelenggarakan penataran dan penyegaran wasit/juri tingkat provinsi.
- Memfasilitasi sertifikasi dan kenaikan jenjang lisensi wasit/juri.
- Meningkatkan pemahaman terhadap peraturan pertandingan terbaru.
- Menyiapkan wasit dan juri yang berkualitas untuk bertugas pada kejuaraan daerah, nasional, hingga internasional.
- 3. Peningkatan Kualitas SDM Atlet
- Melaksanakan pembinaan atlet secara berjenjang dan berkelanjutan.
- Menyelenggarakan pemusatan latihan (Training Center) menghadapi kejuaraan.
- Melaksanakan talent scouting dan pembinaan atlet usia dini.
- Memberikan pendampingan fisik, teknik, taktik, mental, serta gizi olahraga.
- Menyiapkan atlet Papua Barat Daya untuk berprestasi pada POPNAS, Kejurnas, Pra-PON, PON, dan kejuaraan internasional.
- 4. Penguatan Sistem Pembinaan Prestasi
- Menyelenggarakan kejuaraan tingkat kabupaten/kota dan provinsi secara rutin.
- Membentuk database atlet, pelatih, dan wasit/juri.
- Melakukan evaluasi dan monitoring program pembinaan secara berkala.
- 5. Pengembangan Organisasi
- Meningkatkan kapasitas pengurus IPSI di seluruh kabupaten/kota.
- Memperkuat tata kelola organisasi yang profesional, transparan, dan akuntabel.
- Membangun kerja sama dengan pemerintah, KONI, perguruan pencak silat, dunia pendidikan, dan sektor swasta.
- Target Program
- Terwujudnya pelatih dan wasit/juri yang kompeten dan bersertifikat.
- Meningkatnya kualitas serta prestasi atlet Papua Barat Daya di tingkat nasional dan internasional.
- Terbentuknya sistem pembinaan pencak silat yang berjenjang, profesional, dan berkelanjutan.
- Terwujudnya IPSI Papua Barat Daya sebagai organisasi yang profesional, berprestasi, berbudaya, dan berkarakter luhur.
Manfaat Pencak Silat
- - Menyalurkan bakat dan minat
- - Mencegah tawuran pelajar
- - Membina persaudaraan
- - Meningkatkan percaya diri
- - Melatih ketahanan mental
- - Melatih keuletan
- - Mengembangkan kewaspadaan
Susunan Pengurus Provinsi
Adolof Kambuaya, S.H., M.Si
Ketua Umum
Dewan Pembina & Harian
Iwan Nurul Arifin
Sekretaris Umum
Dewan Pembina & Harian
Supriyono
Bendahara Umum
Dewan Pembina & Harian